Antisipasi Gelombang Massa Demonstrasi, Aksi Damai Kebhinekaan Digelar GBN Slawi

598 views
Langkah antisipasi jajaran Polres Tegal akan gelombang massa demonstrasi 2 Desember

Langkah Polres Tegal antisipasi gelombang massa demonstrasi 2 Desember

Slawi, NU Media Center – Langkah antisipasi gelombang massa demonstrasi yang akan kembali dilakukan di Jakarta, 2 Desember atau lebih dikenal dengan demo 212 terus dilakukan jajaran Polres Tegal. Ini ditempuh sesuai instruksi kapolda Jawa Tengah agar semua jalur lintasan yang nantinya dilewati gelombang massa pendemo agar tidak ada pembiaran di masing-masing Polres jajaran.

Kapolres AKBP Adi Vivid Agustiadi Bachtiar SIK melalui Kabag Ops AKP R. Dian Kusumasmoro SIK menyatakan, pola pengamanan jalur tetap akan dilakukan persis ketika pengamanan demonstrasi 4 November silam.

“H-3 sebelum aksi demo kami akan melakukan gelar pasukan bersama stake holder terkait. Setelah gelar pasukan dilanjutkan dengan penyekatan di jalur masuk wilayah Kabupaten Tegal yakni di kawasan pantura dan jalur selatan Klonengan, Prupug, Margasari,” terang dia.

Malamnya, pihaknya akan melakukan razia gabungan dengan TNI untuk mendeteksi rombongan demonstran yang akan ke Jakarta.

“Kita imbau dan data mereka yang tercegat dalam razia nanti,” ujarnya, lemarin.

Sementara itu, upaya humanis juga dilakukan kapolres untuk mencegah warga Kabupaten Tegal ikut andil dalam demo 212 mendatang dengan terus melakukan silaturahmi bersama pimpinan pondok pesantren yang ada di wilayah hukumnya. Bahkan dia sempat menerima delegasi tokoh lintas agama di ruang kerjanya terkait akan digelarnya aksi damai kebhinekaan yang menurut rencana akan dihadiri 6.000 orang.

“Aksi damai ini akan dilakukan Jumat (25 /11) setelah salat Jumat tentunya. Titik kumpul akan dilakukan di Gedung NU, berjalan kami menuju GBN dibarengi aksi pembagian bunga dan seruan kita beda akan tetapi satu bangsa Indonesia dan NKRI harga mati,” terangnya.

Dalam aksi itu juga akan ditampilkan kesenian lintas budaya, aksi teatrikal dari HMI, PMII, barongsai, tari maneges, dan peragaan silat pagar nusa. Selain melibatkan unsur pondok pesantren, juga turut diikuti kalangan pelajar dan mahasiswa dari enam agama yang ada di Kabupaten Tegal.

“Dan khusus di tanggal 2 Desember akan diadakan istighotsah dan doa bersama untuk keselamatan bangsa yang dipusatkan di Masjid Agung Kabupaten Tegal, Gereja Santo Yoshep, Wihara Sasana Dipa, dan Kelenteng Bang Eng Bio. Pada tanggal tersebut sekitar pukul 15.00 WIB akan diadakan doa serentak di masing-masing tempat ibadah untuk mendoakan keselamatan bangsa Indonesia,” imbuhnya. (Radar Tegal)

 

banner 468x60)

Antisipasi Gelombang Massa Demonstrasi Polres Tegal

Related Post