Bisri Mustofa : Pentingnya Etika Komunikasi di Internet (Netiket)

521 views
screenshot_8

Etika Komunikasi di Internet

Slawi, Media Center NU

Di zaman modernisasi sekarang ini, siapa yang tidak memiliki media social, hampir semua anak-anak di mulai dari usia SMP sampai mereka yang  akan masuk lanjut usia memiliki media sosial. Kyai Muda anak dari KH. Mustofa Bisri yakni Kyai Bisri Mustofa menyarankan kepada orang tua yang di karunia anak yang lahir dan tumbuh di era teknologi informasi untuk mengajarkan tentang “netiket” atau etika berinteraksi di internet.

 

“Internet adalah bagian dari dunia nyata. Media sosial itu bukan “dunia maya”, bukan dunia yang hanya tampaknya ada tapi nyatanya tidak ada; bukan dunia angan-angan atau khayalan. Istilah “dunia maya” paling cocok untuk menggambarkan video game. Dunia virtual. Tempat fantastis, monster seram, simulasi perang, kekuatan super dan hal-hal khayal lain yang tidak pernah ada di dunia. Itu dunia maya. Di dunia (video game) ini, kita boleh berlaku seenaknya. Mau milih jalur ini, mau ngambil bonus yang itu, mau menerobos atau mau maju pelan-pelan; semuanya sah.” tambahnya.

 

Beliau menuturkan  media sosial seperti Facebook, Twitter, WhatsApp, dan lainnya itu adalah bagian dari dunia nyata. Status-status yang kita baca dan kita komentari itu berasal dari dunia nyata. Dalam hal ini berasal dari kita, manusia. Bukan dari algoritma komputer dan susunan pixel. Karena ini nyata, maka tata cara adat sopan santun pun berlaku.

 

“Ini sepertinya yang sering dilupakan oleh banyak orang. Karena ngadepin layar handphone atau monitor komputer, mereka mengira sedang ngobrol dengan mesin, sehingga nggak bisa menjaga sikap. Ngomong kasar, nggak sopan atau bahkan berkata jahat. Padahal sehari-hari atau saat bertemu langsung, bisa jadi orangnya baik dan santun”pungkasnya. (ACM)

banner 468x60)

Etika Komunikasi di Internet KH. Mustofa Bisri Netiket

Related Post