Per 6 Februari 2017, STKIP NU Siap Menerima Mahasiswa Baru

Slawi, NU Media Center. Kemantapan semangat dalam merintis sebuah perjuangan berdirinya Perguruan Tinggi terlihat dari Pengurus Nahdlatul Ulama serta Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama Kabupaten Tegal.

 

Sekitar pukul 15.00, Kamis (9/2) STIKIP NU Kabupaten Tegal yang dibawah komando Lembaga Perguruan Tinggi Kabupaten Tegal menggelar Istighozah dalam upaya suksesnya penerimaan mahasiswa baru Tahun Ajaran 2017/2018. Sesuai Surat Keputusan(SK) langsung dari Menristekdikti RI, STIKIP NU Kabupaten Tegal bergegas membuka penerimaan mahasiswa baru per tanggal 6 Februari 2017.

 

“Per tanggal 6 Februari 2017 STKIP NU Kabupaten Tegal mulai membuka penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2017/2018, untuk pendaftaran bisa juga di pengurus MWC atau datang langsung ke Gedung STIKIP NU ” jelas Drs. H. Muslih dalam prolognya.

 

Dia berharap mudah-mudahan dengan Istighozah ini hajat kita dapat diqobul Allah SWT. Dia juga menambahkan, dimana dengan adanya perkumpulan ini tidak lain adalah untuk menggemakan STIKIP NU di Kabupaten Tegal khususnya pada wilayah MWC masing masing, tuturnya pada pengurus PCNU dan MWC yang hadir.

 

“Ini loh STIKIP NU sudah berdiri.” tambahnya. “Kita masih terus  bersosialisasi di SMK/SMA/MA dibawah naungan Lembaga Maarif NU dan Sekolah Umum” paparnya kepada hadirin.

 

Sampe awal Maret lanjut Muslikh titik konsenstrasi kita masih di Kabupaten Tegal, Kota Tegal, Kabupaten Brebes, Kabupaten Pemalang dan Pekalongan.

 

Masih kata Muslikh “Perlu kita ketahui STIKIP NU Ada 3 prodi, yakni S1 Pendidikan Informatika, S1 pendidikan Bimbingan Konseling dan S1 pendidikan Ekonomi”

 

Menurutnya visi STKIP NU adalah menjadi Universitas unggul di tahun 2029. Sementara ini masih Sekolah Tinggi Ilmu Keguruan Dan Pendidikan karena untuk mencapai status Universitas minimal mengampu 10 prodi, maka lanjut beliau, kita harus bekerjasama sekuat tenaga.

 

Usai Istighosah yang dipimpin oleh KH. Amirudin, H. Ahmad Was’ari, selaku Ketua Tanfidziah PC NU Kabupaten Tegal pun mengatakan kepada Pengurus NU yang hadir “Kepada MWC saya mohon untuk memberdayakan Lembaga Dakwah untuk selalu menyuarakan program program megaproyek kami, yakni STIKIP NU Dan Rumahsakit NU ” katanya.

 

Beliau juga sempat menyinggung terkait proyek Rumah Sakit NU yang mana sebentar lagi ada program Bulan Dana, berharap agar program tersebut lebih dimaksimalkan. Sebagai penutup Ketua Tanfidziyah Kabupaten Tegal ini berpesan “Kuncinya adalah pada pengurus” tegasnya. (amiriel/ltn)

banner 468x60)

STKIP NU Kabupaten Tegal

Related Post