RMI Kabupaten Tegal dapatkan Bantuan Mobil Siaga

Slawi, NU Media Center

Bertempat di Gedung PC NU Kabupaten Tegal, PT PLN Pesero menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Lembaga Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) Kabupaten Tegal, Sabtu (25/3). Acara yang dibarengi dengan Halaqoh Pengasuh Pondok Pesantren Sekabupaten Tegal, yang mengambil tema “Membangun Kemandirian Pesantren melalui Pengembangan Ekonomi Kreatif”.

 

Bantuan yang berupa Mobil ditunjukan untuk RMI NU Kabupaten Tegal lalu bantuan dana yang totalnya 260 Juta rupiah diberikan kepada Pondok Pesantren Misbahul Huda Al Amiriliyah Kambangan Lebaksiu senilai 160 Juta serta Pondok Pesantren Al Abror Yomani Lebaksiu senilai 100 juta rupiah, penggunaan dana tersebut rencanya untuk membangun gedung Ponpes.

 

Salah satu perwakilan dari PT PLN Persero menyampaikan bahwa PT PLN Persero bukan hanya bergerak dalam distribusi listrik, namun juga memiliki program sosial, baik dalam bentuk ekonomi kratif maupun dalam bidang pendidikan.

 

Lebih lanjut beliau mengharapkan bantuan yang diberikan bukan dilihat dari nilai atau bentuknya, namun kemanfaatan yang terus menerus.

 

“Kami harap bantuan ini bisa bermanfaat, semuga saja bantuan tidak samapai berhenti disini.” ujarnya kepada NU Media Center.

 

Syamsul Arifin selaku Ketua RMI NU Kabupaten Tegal menyampaikan, bahwa RMI Kabupaten Tegal malah diminta dari PT PLN untuk bisa menerima bantuan tersebut. Karena melihat begitu pentingnya Pondok Pesantren yang telah menjadi pilar utama Bangsa. Beliau mengajak kepada Pegasuh Ponpes yang hadir untuk bahu membahu meningkatkan kualitas SDM, sumber daya ekonomi serta perbaikan dalam administrasi.

 

“Kami ucapkan terima kasih kepada PT PLN yang telah memberikan bantuan kepada kami, semuga dapat bermanfaat untuk kemajuan Pondok Pesantren di Kabupaten Tegal.” tutur beliau.

 

Ketua RMI NU Jawa Tengah, Kyai Mangdrur Labib mengapresiasi kepengurusan RMI NU Kabupaten Tegal dibawah komando Kyai Syamsul.

 

“Saya bangga dengan RMI Kabupaten Tegal, yang saya anggap sukses. RMI Wilayahpun kalah, Cabang sudah memiliki mobil dinas.” katanya disambut tawa hadirin.

 

Beliau melanjutkan, Ponpes dahulu konsentrasinya hanya pendalaman ilmu-ilmu agama dan perbaikan diri menjadi jiwa yang baik. Akan tetapi dengan perkembangan dunia pendidikan, para Masyaih dituntut menjadi orang yang mampu memandang perubahan zaman.

 

“Agar ponpes tidak ketinggalan, kita harus berbenah diri.”tegas beliau. (acm/ltn)

banner 468x60)

RMI Kabupaten Tegal RMI Kabupaten Tegal dapatkan Bantuan

Related Post